“Gak
bisa boboooooooo”
itu
salah satu bunyi status teman saya di Situs Jejaring Sosial. Saya, Anda atau
mungkin mereka pernah mengalami hal tersebut bukan? Ya susah tidur alias
“Insomnia”.
Mau
kenalan, yuk, berikut saya beritahu sekilas mengenai Insomnia.
Apa sih “Insomnia”?
insomnia
atau gangguan sulit tidur merupakan suatu keadaan seseorang dengan kuantitas
dan kualitas tidur yang kurang*.
Kenapa
bisa Insomia?
Insomnia
sering disebabkan oleh adanya suatu penyakit
atau akibat adanya permasalahan psikologis.
Apakah
Insomia ada golonganya?
Menurut klasifikasi diagnostic dari
WHO pada tahun 1990, insomnia dimasukan dalam golongan DIMS (Disorder of
Iniatingh and Maintaining Sleep), yang secara praktis diklasifikasikan menjadi
dua kelompok, yaitu insomnia primer dan insomnia sekunder*.
1)Insomnia Primer
Insomnia primer merupakan gangguan
sullit tidur yang penyebabnya belum diketahui secara pasti. Sehingga dengan
demikian, pengobatannya masih relative sukar dilakukan dan biasanya berlangsung
lama atau kronis (long term insomnia). Insomnia primer ini sering menyebabkan terjadinya
komplikasi kecemasan dan depresi, yang justru dapat menyebabkan semakin
parahnya gangguan sulit tidur tersebut. Sebagian penderita golongan ini
mempunyai dasar gangguan psikiatris, khususnya depresi ringan sampai menengah
berat. Adapun sebagian penderita lain merupakan pecandu alkohol atau
obat-obatan terlarang. Kelompok terakhir ini merupakan penanganan yang khusus
secara terpadu mencakup perbaikan kondisi tidur (sleep environments),
pengobatan, dan terapi kejiwaan (psikoterapi)
2) Insomnia Sekunder
Insomnia sekunder merupakan gangguan
sulit tidur yang penyebabnya dapat diketahui secara pasti. Gangguan tersebut
dapat berupa faktor gangguan sakit fisik, maupun gangguan kejiwaan (psikis).
Pengobatan isomnia sekunder relatif lebih mudah dilakukan, terutama dengan
menghilangkan penyebab utamanya terlebih dahulu.
Apa aja sih penyebab Insomnia?
Sebenarnya banyak faktor ya, namun
beberapa menyebutkannya sebagai berikut**:
- Pola tidur yang tidak konsisten. Tidur hingga larut malam dan bangun siang saat hari libur ternyata mengganggu pola tidur normal.
- Makan makanan berat saat mendekati waktu tidur. Shga membuat tubuh membutuhkan waktu untuk menyelesaikan proses pencernaan.
- Terlalu banyak tidur. Tidur terlalu lama di siang hari malah akan membuatmu merasa segar dan sulit ngantuk di malam hari.
- Merokok. Nicotine pada rokok adalah substansi yg bertanggung jawab akan terjadinya insomnia pada bbrpa perokok. Nikotin merangsang jantung berdetak lebih cepat, shga otak lebih cepat terisi aliran darah. Ini membuat tubuh merasa tetap "terjaga".
- Kurangnya latihan /olahraga. Latihan ringan, spt berjalan kaki di luar rumah selam 10 menit dapat membuat tubuh terasa lebih santai.
- Banyak pikiran dan membawa masalah pekerjaan, hubungan percintaan /keluarga ketika akan beranjak tidur, mempersulit tubuh untuk rileks.
Itulah beberapa cerita mengenai Si Insomnia, moga bermanfaat.
**@sehatcantik
Tidak ada komentar:
Posting Komentar