
Jakarta adalah mimpi. semua orang dari suku dan daerah manapun kerap mengawali dan membangun mimpi di kota ini, mimpi menjadi lebih baik, sejahtera dan terkenal. Batas antara halal dan haram kerap pudar demi mengejar mimpi itu. semuanya kabur dan abu-abu. Coba tengok wajah-wajah manusia Jakarta, lebih banyak yang tertekan dan penat ketimbang yang ramah dan tenang. Semua berlomba dan bersaing dengan kerasnya hidup. Namun, suatu hari, di Jalan Kebagusan, Jakarta Selatan, kami lihat wajah-wajah yang berbeda, wajah yang nampak ceria dan penuh harap di belantara kota yang kejam. Ada sebuah kontras kota di sini, sebuah keseharian yang tampak tak menghiraukan persaingan, seolah tak peduli dengan kasak-kusuk materi yang menggiurkan manusia Jakarta umumnya. Inilah secuil dokumentasi tentang sebuah kampung di tengah rimba beton yang tinggi dan mencakar langit.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar